Apakah Anda sudah menyiapkan anggaran dana untuk biaya Umroh?

0
85
dana haji dan umroh

Deskripsi: Sudahkah Anda menyiapkan dana Haji, atau biaya umroh? selain faktor-faktor lainnya seperti persiapan fisik dan mental yang merupakan rangkaian persiapan menunaikan ibadah perjalanan Haji dan Umroh.

Hamba Allah mana yang tidak memiliki keinginan untuk melaksanakan ibadah umroh atau haji? Sebagai seorang muslim apapun dan siapapun, baik Pak RT, bapak lurah, pedagang, guru, pengusaha, artis dan profesi-profesi lainnya pasti mempunyai hasrat untuk melaksanakan rukun Islam yang ke lima ini yaitu perjalanan Haji dan juga melaksanakan Umroh. Namun, tidak mudah memang memenuhi panggilan Allah untuk mengunjungi Ka`bah. Karena faktor utama adalah persiapan dana biaya Haji dan tentu saja biaya umroh yang lumayan cukup besar di samping faktor-faktor lainnya seperti persiapan fisik dan mental yang merupakan rangkaian persiapan menunaikan ibadah perjalanan Haji dan Umroh. Banyak hamba Allah yang mengubur dalam-dalam keinginannya untuk bisa merasakan melakukan perjalanan Haji dan Umroh karena faktor biaya Haji dan Umroh tersebut. Yah, biaya pendaftaran ongkos Haji dan Umroh atau disebut ongkos naik Haji dan Umroh(ONH) selalu menjadi alasan utama bagi umat muslim. Karena biaya ONH terbilang cukup besar, yang hanya dijangkau oleh mereka yang mampu melunasinya.

persiapan biaya umroh

Tetapi, apakah karena hal inilah kita selamanya tidak mampu menunaikan perjalanan Haji dan Umroh? Benarkah biaya penyelenggaraan ibadah Haji dan Umroh (BPIP) terasa berat bagi mereka yang bukan berasal dari kalangan menengah ke atas?Tidak! karena jika kita merasa masih muda, kuat bekerja, dan mampu menyisihkan sebagian hasil rezeki yang kita dapatkan dari Allah, insya Allah kita akan mendapatkan banyak jalan untuk melunasi biaya umroh atau haji, sehingga kita bisa beribadah Haji dan Umroh ke tanah suci. Syarat utama yang bisa mengantarkan impian kita untuk memenuhi panggilan Allah menuju Mekah adalah niat yang kuat. Benar, niat yang sangat kuat akan memudahkan jalan kita melaksanakan perjalanan ibadah Haji dan Umroh. Hanya saja, kita memerlukan jalan atau strategi yang jitu agar keinginan menunaikan perjalanan ibadah Haji dan Umroh bisa terlaksanakan. Bagaimana caranya agar keinginan melaksanakan perjalanan ibadah Haji dan Umroh bisa terlaksanakan? mari kita memulai dengan menghitung perkiraan biaya Haji dan Umroh atau ongkos Haji dan Umroh.

Perkiraan biaya ongkos Haji dan Umroh

Biaya pendaftaran Haji dan Umroh memang tidak murah. Perkiraan biaya Haji dan Umroh reguler saja untuk tahun 2018 ini sekitar 35,79 jutaan, yang sudah mengalami kenaikan sekitar 900 ribuan dari tahun 2017 lalu. Hal ini di informasikan oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang sedang mengkaji kisaran kenaikan biaya ibadah haji dan umroh, dikarenakan informasi kebijakan mengenai biaya perpajakan yang baru diambil pemerintah Arab Saudi.

Saat ini Arab Saudi per 1 Januari 2018 mengeluarkan kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sejumlah transaksi baik jasa atau barang. Dan hal merupakan pertama kali negara penghasil minyak itu mengeluarkan PPN. Bukan hanya Arab Saudi, beberapa negara teluk lainnya juga mengambil kebijakan yang serupa pada tahun ini adalah Uni Emirat Arab (UEA). Sesuai berita yang dikutip dari BBC, Kamis (4/1/2018), kedua negara tersebut telah lama melakukan penarikan pekerja asing dengan kebijakan janji bebas pajak.

Berikut Informasi biaya umroh 2018:

Merencanakan anggaran biaya ongkos Haji dan Umroh

Mengingat biaya pendaftaran ongkos Haji dan Umroh cukup lumayan besar, sedangkan kita juga mempunyai beberapa kebutuhan yang harus juga dipenuhi, maka kita perlu membuat perencanaan yang jitu, agar niat kita untuk melaksanakan ibadah perjalanan Haji dan Umroh berjalan sesuai dengan rencana yang sudah kita programkan. Beberapa perencanaan untuk melunasi biaya ongkos Haji dan Umroh adalah sebagai berikut:

  1. Tabungan Haji dan Umroh

Dalam dunia perbankan di Indonesia, ada sebuah produk yang memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Indonesia dalam rangka melunasi dana biaya Haji dan Umroh. Produk itu ada yang dinamakan Tabungan Haji dan Umroh Indonesia, ada yang menyebutnya Tabungan Mabrur atau Tabungan Arafah. Ini adalah tabungan khusus yang diselenggarakan oleh bank yang berfungsi untuk membantu nasabah menyimpan uang agar proses pelunasan dana biaya Haji dan Umrohberjalan lancar tanpa kendala apapun.

  1. Asuransi Haji dan Umroh

Disamping program tabungan Haji dan Umroh, calon jamaah Haji dan Umroh juga bisa bekerja sama dengan perusahaan ausransi untuk menyiapkan dana biaya Haji dan Umroh. Perusahaan asuransi Haji dan Umroh dapat membantu calon jamaah menyiapkan dana biaya Haji dan Umroh, sehingga administrasi pendaftaran perjalanan Haji dan Umroh menjadi lebih terencana dan terjadwal dengan baik. Caranya adalah anda cukup mendatangi pihak perusahaan Haji dan Umroh untuk memberitahukan kapan anda akan melakukan perjalanan Haji dan Umroh. Setelah itu, perusahaan asuransi segera melakukan perhitungan berapa setoran yang harus anda bayar sampai seluruh biaya perjalanan Haji dan Umroh dapat dilunasi.

  1. Investasi emas

Investasi emas merupakan bentuk investasi yang nilainya selalu stabil dari waktu ke waktu bahkan saat kenaikan harga (inflasi) sedang terjadi. Emas juga lebih stabil jika dibandingkan dengan nilai mata uang asing. Karena hal-hal inilah, sekarang ini banyak sebagian orang menjadikan emas sebagai alat investasi yang efektif untuk menyiapkan biaya umroh dan juga haji.

Tapi jangan lupa, berinvestasi emas bukan berarti tidak ada resikonya. Resiko yang paling besar jika berinvestasi dengan emas adalah tempat penyimpanannya. Perlu kehati-hatian sekali dalam menyimpan emas. Banyak perampokan yang terjadi dewasa ini. Jangan sampai dana investasi untuk biaya Haji dan Umrohyang kita simpan raib dijarah oleh perampok. Untuk menghindari hal-hal yang buruk seperti ini, hendaknya kita menyimpan emas di lemari besi atau safe deposit box yang dapat kita bisa disewa di beberapa bank tertentu.

Dalam investasi emas, cara yang lebih aman dan lebih praktis adalah dengan membeli koin emas utnuk biaya umroh atau ongkos naik Haji dan Umroh (Koin Emas ONH) di pegadaian dan menitipkannya di pegadaian tersebut tanpa harus membawa pulang emas kita ke rumah. Namun yang kita bawa pulang hanya surat-suratnya saja sebagai tanda kepemilikan, sedangkan emasnya sendiri dititipkan di pegadaian. Ini merupakan cara lebih aman meskipun penitipan emas tersebut membutuhkan biaya administrasi tambahan yang harus dikeluarkan.

Semoga tips menyiapkan anggaran dana untuk biaya Haji dan umroh ini dapat menjadi masukan bersama untuk merencakan anggaran biaya Haji dan Umroh dapat kita persiapkan sejak dini. Beberapa perencanaan tersebut adalah tabungan Haji dan Umroh, asuransi Haji dan Umroh, dan investasi emas. Niat yang kuat dapat mengantarkan kita untuk memenuhi panggilan Allah SWT menuju Tanah Suci. Dengan menguatkan niat dan menyempurnakan segala usaha dan upaya, insya Allah perjalanan naik Haji dan Umroh bukan cuma impian lagi, tapi akan menjadi kenyataan yang sangat membekas selama hidup kita di dunia ini. Amien

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here